Bayi sering buang angin? Stop Panik, ini solusinya!!

Bayi sering buang angin

Jika moms mengetahui bayi sering buang angin, moms tidak perlu heran ataupun khawatir tentang hal ini karena itu adalah hal yang wajar terjadi. Bayi yang baru lahir bisa buang angin lebih dari 10 kali dalam sehari. Ini dikarenakan dalam tubuh bayi, mengandung banyak gas.

Lalu kenapa bayi sering buang angin?

Kegiatan bayi yang baru lahir kalau tidak tidur ya makan dan minum. Karena seringnya makanan yang masuk ke perut bayi sedangkan pencernaan bayi belum bekerja dengan sempurna maka  bayi sering buang angin untuk mengurangi volume angin dalam tubuh. Tidak hanya itu saja, masih banyak faktor yang menyebabkan bayi sering buang angin. Nah untuk lebih jelasnya, moms simak ya penjelasan berikut ini

Alasan bayi sering buang angin

  1. Bakteri yang tidak seimbang

Kondisi usus bayi yang baru lahir adalah bersih sehingga tidak ada bakteri yang membantu untuk memproses makanan ataupun ASI yang masuk dalam tubuh bayi, ditambah lagi volume perut bayi yang hanya bisa menampung sedikit ASI yang masuk. Oleh karena itu bayi memerlukan waktu yang lebih lama dibandingkan orang dewasa dalam memproses makanan dan ASI yang masuk. Menumpuknya nutrisi makanan yang belum terproses inilah yang kemudian membentuk gas dalam perut bayi. Untuk mengurangi volume gas yang ada bayi sering buang air.

  1. Asupan makanan ibu

ASI merupakan hasil dari asupan makanan yang moms konsumsi setiap hari. Karena sumber nutrisi bayi adalah ASI maka setiap apa yang moms makan akan berpengaruh terhadap kualitas ASI yang dihasilkan dan ini lah yang akan menutrisi si bayi. Seperti yang moms ketahui bahwa dalam perut bayi sudah mengandung banyak gas, jika moms mengkonsumsi makanan yang mengandung gas maka ini akan menambah gas yang ada dalam perut bayi, sehingga bayi sering buang angin. Untuk itu perhatikanlah asupan makanan yang moms konsumsi.

  1. Bayi sering menangis

Bayi yang sering menangis adalah sebagai tanda kalau dia merasakan sesuatu entah itu lapar, haus, dan atau tidak nyaman dengan tubuhnya. Tetapi moms perlu tahu, bayi yang sering menangis juga berdampak perut bayi menjadi kembung akibat tambahan gas yang masuk saat bayi menangis, hasilnya sambil menangis bayi akan sering buang angin. Perawatannya, moms bisa segera menenangkan bayi agar tidak menangis lagi dan juga mencari tahu penyebab bayi menangis.

  1. Akibat dari laktosa susu formula

Banyaknya susu formula yang beredar dipasaran tidak menjadi jaminan bayi menyukainya. Ada beberapa bayi yang tidak cocok dengan susu formula tertentu sehingga mengakibatkan intoleransi dengan kandungan susu formula tersebut seperti kandungan laktosa susu. Pada dasarnya laktosa ini diperlukan sumber energi. Enzim yang berfungsi untuk memproses laktosa adalah enzim laktase. Pada bayi enzim ini tidak dihasilkan secara optimal oleh tubuh bayi sehingga laktosa tidak terproses dengan baik. Laktosa yang tidak terproses ini akan menyebar ke usus besar dan akan berfermentasi sendiri menjadi gas. Gas-gas ini akan menumpuk dan akan bayi keluarkan dengan buang angin.

  1. Antibiotik yang berlebihan

Saat bayi sedang sakit yang membutuhkan tambahan antibiotik, ini akan berpengaruh pada kandungan gas dalam tubuh bayi. Pasalnya, walapun belum maksimal tetapi dalam tubuh bayi sudah ada antibiotik sendiri. Apalagi jika selama menyusui moms juga mengkonsumsi tambahan antibiotik maka ASI yang dihasilkan juga akan menambah antibiotik sehingga bayi sering buang angin. Kondisi ini akan menjadi wajar jika saat bayi mendapatkan antibiotik dan pencernaan bayi berkembang optimal, dengan begitu antibiotik tersebut akan melebur selama proses perkembangan dan perut bayi tidak kembung.

Inilah tadi beberapa alasan bayi sering buang angin. Seperti yang sudah kami ulaskan diatas, moms tidak perlu khawatir saat bayi sering buang angin. Ini adalah proses alami bayi. Angin yang sering dikeluarkan si bayi biasanya tidak berbau. Nah untuk mengantisipasi agar bayi tidak sering buang angin, moms bisa melakukan beberapa tips dibawah ini.

 1.Buatlah jadwal rutin jam minum ASI

Membuat jadwal jam rutin minum ASI ini akan sangat membantu moms dalam menyelaraskan kebutuhan ASI si bayi. Moms perlu mempertimbangkan kira-kira berapa lama ASI akan terproses dan bayi akan merasa lapar dan haus. Misalnya moms bisa memberikan jeda 1-2 jam. Dengan begitu ASI akan terproses dengan baik dan bayi tidak sering buang angin.

2. Perhatikan asupan makanan yang moms konsumsi

Seperti penjelasan alasan bayi sering buang angin poin 2, maka moms sangat perlu menjaga pola dan asupan yang moms konsumsi. Upayakan untuk tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak gas, seperti kol, kobis, brokoli. Selain makanan yang mengandung gas, moms juga perlu menghindari mengkonsumsi obat-obatan seperti antibiotik yang berlebihan.

3. Gunakan ukuran dot yang pas

Sering kali moms membuatkan susu formula ataupun tampungan ASI dengan dot yang berukuran besar. Yang namanya bayi jika diberikan sesuatu yang masuk dalam mulut dia tidak akan menyetop sendiri. Pemberian susu dengan dot yang melebihi kapasitas perut bayi ini akan menyebabkan bayi sering buang angin. Oleh karena itu, pilihlah dot yang tidak terlalu besar ataupun kecil, sesuaikan dengan kebutuhan si bayi.

4. Berikan pakaian yang nyaman untuk bayi

Pakaian yang ketat akan memberikan rasa tidak nyaman untuk bayi, terlebih untuk celana yang ketat. Ini akan menekan perut bayi sehingga terkadang yang sebenarnya masih bisa menampung jadi over sehingga perut bayi tertekan dan sering buang angin. Moms bisa memilih pakaian yang berbahan adem dan untuk celana cobalah pakaikan celana yang longgar dan karet tidak kencang. Saat musim dingin dan hujan, berikan pakaian hangat untuk bayi. Ini akan menjaga bayi tetap hangat tidak kembung sehingga tidak sering buang angin.

5. Telitilah saat memasak MPASI

Jika moms memutuskan untuk memberikan makanan pendamping ASI, maka harus teliti. Jangan memberikan makanan pada bayi dalam keadaan mentah, untuk itu moms perlu memasak semua jenis makanan yang akan dijakan MPASI. Jangan sembarangan memasak ya moms, perhatikan cara memasak jenis makanan tersebut dengan benar. Ini akan mengurangi resiko bayi sering buang angin.

6. Selalu sedia minyak telon

Kenapa harus ada minyak telon? jika bayi sudah memunculkan gejala sering buang angin, minyak telon bisa menjadi pertolongan pertama dalam mengatasinya. Moms bisa mengoles perut bayi dengan minyak telon dan pijatlah dengan lembut perutnya. Ini akan mengurangi rasa tidak nyaman pada perut bayi.

Poin pentingnya adalah moms harus tetap tenang saat si bayi dalam masalah seperti kasus bayi sering buang angin. Ketika moms mendapati bayi sering buang angin yang menimbulkan bau busuk, disertai perut kembung, demam, dan bayi menangis terus maka moms wajib untuk segera membawa bayi berobat ke dokter.