Stop, Jangan Panik ketika Bayi Rewel Setelah Imunisasi

 Jangan Panik ketika Bayi Rewel Setelah Imunisasi

webconsultas com

Pada dasarnya, bayi lahir sudah memiliki sistem imun untuk melindungi diri dari virus yang masuk dalam tubuh akan tetapi, belum sekuat sistem imun yang dimiliki oleh orang dewasa. Setelah bulan pertama, sistem imun sokongan dari ibunya akan menurun sehingga si bayi bisa rentan terkena virus. Imunisasi diberikan untuk memperkuat sistem imun bayi sehingga dapat meningkatkan kekebalan tubuh si bayi. Dengan begitu ini bisa digunakan sebagai tameng masuknya virus dan bakteri ke dalam tubuh si bayi. Tidak sebatas itu saja, suntikan vaksin itu juga berfungsi mengurangi resiko bayi terkena penyakit yang menyebabkan kecatatan bahkan kematian. Itulah sebabnya imunisasi bayi sangat penting untuk dilakukan.

Banyak sekali jenis imunisasi yang harus diberikan untuk si bayi dan ini sudah ada jadwal tersendiri diusia berapa anak harus diimunisasi dengan jenis imunisasi apa. Misalnya saja imunisasi polio diberikan sebanyak 4 kali sebelum bayi berusia 6 bulan. Atau imunisasi BCG yaitu imunisasi untuk mencegah penyakit TBC. Ini diberikan pada bayi sekali saja pada usia 1 – 2 bulan. Jadi moms harus paham dan mengerti macam-macam imunisasi dan jadwalnya agar membantu bayi selalu tumbuh sehat terhindar dari penyakit. Selalu gunakan buku panduan ya moms setiap kali melakukan imunisasi untuk si bayi.

Bayi rewel setelah imunisasi merupakan hal yang wajar terjadi, karena tekstur kulit bayi yang masih tipis dan lembut bisa saja kurang kuat untuk menerima suntikan sehingga merasakan sakit akibat suntikan itu. Seperti yang kita ketahui, imunisasi masuk dalam kategori obat kimia yang diberikan kepada bayi dengan suntikan vaksin. Tentunya ini akan menimbulkan efek samping, misalnya akan timbul nyeri, bengkak, dan kemerahan pada area yang disuntik. Bisa juga akan timbul gejala sakit flu seperti

  • Demam ringan
  • Perut kembung
  • Muntah
  • Nafsu makan menurun
  • Tubuh lemas

Beberapa efek samping inilah yang sering membuat bayi rewel setelah imunisasi, tapi moms gak perlu khawatir, karena efek samping ini hanya akan terjadi dalam beberapa hari saja. Ketika sudah menunjukan tanda bayi rewel setelah imunisasi, yang perlu moms lakukan adalah sebagi berikut

  1. Jika area tangan bayi yang disuntik bengkak, moms bisa mengkompresnya dengan air dingin selama 10 – 15 menit. Kompres ini bisa membantu meringankanrasa sakit dan pegal akibat bengkak yang terjadi. Efek ini bisa hilang satu sampai dua hari setelah imunisasi.
  2. Berikan obat penurun panas jika bayi sudah mulai demam. Ini akan membantu menurunkan panas bayi dan membuatnya tertidur dan tidak merasakan sakit imunisasi.
  3. Saat si bayi tidur, usahakan jangan diberikan selimut yang tebal agar membantu proses sirkulasi udara di sekitar bayi tidak panas sehingga bayi tidak rewel dan nyenyak tidurnya.
  4. Sesering mungkin berikan minum pada si bayi. Saat si bayi demam, sistem metabolisme bayi akan menurun secara otomatis sehingga bisa menyebabkan dehidrasi. Ini juga yang bisa menjadi salah satu penyebab bayi rewel setelah imunisasi. Moms harus sesering mungkin memberikan cairan pada bayi. Ini akan membantu memberikan kestabilan suhu tubuh si bayi dan mencegah bayi dehidrasi.

Jika setelah dilakukan penanganan itu si bayi belum menunjukan hasil membaik setelah lebih dari 2 hari dan bisa jadi menunjukan keadaan yang lebih buruk, moms harus segera memberikan bantuan medis untuk si bayi agar segera terobati. Yang terpenting moms gak perlu panik jika bayi rewel setelah imunisasi.