Tips Jitu Menyapih Anak

Tips menyapih anak

Nutrisi dan makanan terbaik untuk anak yang baru lahir tentunya ASI ekslusif dari seorang ibu. Bisa memberikan ASInya sendiri kepada anak merupakan anugerah yang tak ternilai harganya dan kebahagian tersendiri bagi semua moms. Menyusui anak sampai tidur dan melihatnya pules didekapannya menghadirkan rasa yang mungkin tak dapat dikatakan. Bagi para moms yang memang seorang wanita karir akan rela menyempatkan waktu disela-sela kerjaan untuk memompa ASI hanya untuk diberikan pada si anak. Pemberian ASI ekslusif pada anak juga berguna untuk mendekatkan ikatan emosi yang positif antara ibu dan anak. Tetapi Moms, tidak selamanya anak akan diberikan ASI ekslusif. Ada saatnya moms harus rela melepas anak untuk menghentikan pemberian ASI ekslusif . Inilah yang biasa dikenal dengan menyapih bayi.

Menyapih anak agar tidak nenen lagi bisa dilakukan dengan banyak cara, tetapi moms harus tahu cara itu aman dan efektif tidak untuk anak. Menyapih anak itu dapat dikatakan gampang-gampang susah. Moms harus memilih cara menyapih anak yang efektif agar berhasil sesuai yang diinginkan, tetapi cara menyapih anak juga harus aman untuk kesehatan anak, memperhatikan nutrisinya agar tetap terpenuhi dan yang terpenting tidak menimbulkan efek trauma psikis pada anak. Tidak hanya keamanan untuk anak yang diperhatikan, moms juga harus memperhatikan keamanan untuk kesehatan diri moms sendiri, misalnya moms terbebas dari masalah payudara bengkak akibat ASI yang tidak dikeluarkan.

Yuk Moms simak beberapa trik jitu cara menyapih anak…

  1. Pilihlah waktu yang tepat untuk menyapih anak agar dapat menerima proses secara alami

Pemberian ASI ekslusif untuk anak pada dasarnya di 6 bulan pertama usianya. Setelah usia ini, anak bisa mendapatkan tambahan makanan pendamping ASI (MPASI) hingga usia 2 tahun. Kemampuan anak menerima makanan pendamping akan terus meningkat di setiap bulannya. Lalu, kapan waktu yang tepat untuk menyapih anak? Moms, sebenarnya setiap anak mempunyai waktu yang berbeda untuk bisa menerima secara alami kapan anak berhenti tidak minum ASI lagi, tetapi waktu terbaik untuk menyapih anak yaitu pada usia 1 tahun hingga 2 tahun. Poin penting yang harus moms ketahui adalah memastikan anak dan ibu sama-sama sudah siap secara fisik dan mental sebelum anak mulai disapih.

  1. Kenali tanda-tanda alami anak yang mau disapih

Beberapa tanda yang ditunjukan si anak saat sudah siap untuk disapih

  • Anak lebih tertarik untuk minum dari botol atau cangkir
  • Anak sudah tidak fokus saat menyusu misalnya ingin turun dari pangkuan, banyak gerak saat menyusu, memperhatikan sekitar
  • Saat menyusu tetep rewel
  • Sudah mulai menolak untuk diberi ASI
  • Menghisap ASI tapi hanya sebentar

Nah itu tadi moms beberapa tanda anak sudah siap untuk disapih, tapi moms jangan salah mengartikan, karena sering tanda-tanda tersebut diartikan anak mempunyai nafsu makan besar atau anak mulai tumbuh gigi

  1. Kurangi frekuensi dan lamanya anak menyusu

Perlu moms ketahui bahwa cara menyapih anak yang benar yaitu dilakukan secara bertahap. Ini dilakukan agar anak tidak kaget dan mengurangi resiko pembengkakan dan nyeri pada payudara. Moms bisa lakukan dengan cara menyusun frekuensi dan lamanya anak menyusu. Misalnya yang sehari bisa 4 kali dibuat 2-3 kali, siang mulai diberikan MPASI dan malam tetap dengan ASI. Bisa juga mengatur waktunya, misalkan biasanya 15 menit sekali menyusui diturunkan menjadi 10 menit saja. Efeknya adalah anak akan jadi sering rewel dan susah tidur. Poinnya adalah pengaturan frekuensi dan waktu ini disesuaikan dengan anak sendiri sampai anak lepas dari ASI secara bertahap.

  1. Buatlah kreasi MPASI yang menarik untuk anak

Pemberian MPASI bisa dilakukan saat anak sudah menunjukan munculnya gigi. Anak cenderung menyukai makanan dengan tekstur dan rasa yang berbeda dari ASI, sehingga ibu harus membuatkan kreasi MPASI yang bisa menarik anak untuk mencobanya. Berikan MPASI di waktu sarapan, camilan setelah bangun tidur, makan siang, buah dan makan malam. Ini akan memberikan rasa kenyang pada anak sehingga anak otomatis akan mengurangi keinginannya untuk ASI.

Poinnya, MPASI dibuat sekreasi mungkin dari segi bentuk rasa dan aroma. Pastikan untuk membuat makanannya sendiri ya Moms dan Jangan memaksa anak untuk memakan makanan jika tidak suka.

  1. Kurangi ASI Ekslusif, ganti dengan ASI botolan dan susu formula

Ketika anak menginjak 1 tahun, gantilah ASI ekslusif dengan ASI perahan yang dibotolkan 1-2 kali dalam sehari. Terapkan ini selama 1 minggu, di minggu berikutnya kurangi lagi pemberian ASI ekslusif dengan mengenalkan susu formula pada anak. Pilih susu formula yang cocok, tidak menimbulkan alergi pada anak dan tentunya yang disukai oleh anak. Hentikan pemberian susu formula jika terjadi alergi pada anak.

  1. Lakukan Hal-hal menyenangkan sebelum tidur

tidur bersama anak

Kebiasaan anak sebelum tidur adalah minum ASI. Kebiasaan ini perlu dirubah agar anak menjadi lupa untuk minta ASI. Moms bisa melakukan hal-hal menyenangkan dengan anak, misalnya bermain sebelum tidur sehingga membuat anak capek dan gampang tidur, atau bisa juga dengan menceritakan dongeng untuk anak, dan mendengarkan musik serta bernyanyi bersama. Selain itu, moms bisa mengalihkan anak ketempat lain yang lebih terbuka dan ada banyak orang, ini memicu anak untuk tidak mau minta ASI saat tidur. Jika dengan cara ini anak masih rewel minta ASI, maka berikan susu formula dalam botol sebagai pengganti ASI.

  1. Biarkan anak belajar dengan caranya sendiri untuk mengenal MPASI

Ketika anak mulai dikenalkan dengan makanan pendamping ASI, anak akan mulai meraba-raba dengan cara mereka sendiri agar mau menerima MPASI tersebut. Bisa saja anak makan dengan sambil lari-larian, sambil bermain dengan beberapa mainan, dan ada juga anak yang ingin mencoba makan dengan sendok sendiri. Dari cara ini, moms akan menemukan masalah kebersihan dari yang makanan jatuh dilantai, meja kotor, baju anak juga ikut kotor tangan, kaki dan sekitar mulut kotor. Moms jangan terus marah atau kesal dengan keadaan ini, yang perlu moms lakukan adalah sabar dan menerima kondisi yang seperti ini. Kebiasaan makan anak yang baru belajar ini memang terlihat kurang menyenangkan, tetapi disini anak mulai belajar dan bisa mengenal makanan lezat selain ASI.

  1. Ajarkan anak minum menggunakan cangkir atau gelas untuk membiasakan anak tidak mengeyot dot karet

Cara menyapih anak yang bisa dilakukan selanjutnya adalah dengan mengenalkan anak minum dengan cangkir atau gelas. Moms harus memilih cangkir atau gelas yang memiliki moti lucu atau gambar dengan karakter yang disukai anak. Pastikan mulut cangkir atau gelas tidak terlalu lebar dan halus sehingga aman untuk mulut anak dan pilihlah cangkir yang bukan berasal dari kaca. Cara ini akan membuat anak lupa dan tidak tertarik pada payudara ibunya. Moms bisa memulianya dengan sering minum dengan cangkir atau gelas didepan anak. Berikan cangkir karakter pada anak dan mengatakan “ini cangkir adek, dan ini cangkir ibu, yuk minum sama-sama kayak ibu”. Nah, dari sini anak akan belajar memahami bagaimana cara minum dengan cangkir atau gelas. Jika suatu ketika anak minta minum, maka berikan minuman selain ASI dengan cangkir anak. Menjauhkan anak dari botol juga mengurangi risiko kerusakan pada giginya.

  1. Ajak ayah dan anggota keluarga lain untuk ikut membantu dalam menyapih anak

Moms, manfaatkan peran ayah dan anggota keluarga lain yang serumah untuk ikut aktif membantu proses menyapih anak. Misalnya, suruh ayah untuk mengajak anak bermain lebih lama agar tidak terlalu ingat dengan ASI. Jika sudah terbiasa, ajak ayah untuk belajar menidurkan anak atau merawat anak saat nangis baik malam maupun siang hari.

Anggota keluarga lain, seperti nenek, kakek atau pengasuh bisa diminta untuk lebih sering menawarkan makanan pendamping ASI pada anak. Ketika anak rewel minta ASI, mintalah nenek atau yang lain untuk memberikan susu formula pada anak dengan cangkir atau gelas. Moms harus melakukan metode ini secara rutin sampai anak benar-benar lupa dan meninggalkan ASI.

  1. Moms, harus bangun lebih pagi dari anak

Kebiasaan yang bermalas-malasan dipagi hari sering dimanfaatkan anak untuk minta ASI. Moms harus mulai mengubahnya dengan bangun pagi sebelum anak bangun. Mulailah beraktivitas pagi seperti membersihkan rumah, masak, mandi dan sarapan dengan keluarga. Melihat banyaknya aktivitas yang moms lakukan akan membuat anak mengerti dan memilih untuk bermain, minta sarapan pagi dan akan membuat anak tidak mengingat ASI.

  1. Beri pengertian dan perhatian serta kasih sayang pada anak secara langsung

Sesuai perkembangan anak, anak yang sudah berusia lebih dari 18 bulan sudah memiliki kemampuan untuk berbicara, hanya saja belum terlalu lancar dan jelas. Tetapi di usia ini fungsi kognitif anak sudah berkembang sehingga anak sudah bisa mengerti apa itu yang dibicarakan oleh orang tuanya, hasilnya anak bisa mengerti nasihat yang diberikan ibunya. Moms, ketika anak akan tidur atau pada saat anak bangun tidur ajaklah anak bicara. Berikan anak pengertian kalau usianya sudah besar dan sudah bukan waktunya lagi untuk minum ASI. Moms juga perlu memberikan pengertian bahwa walaupun sudah tidak minum ASI lagi, perhatian dan kasih sayangnya tetap utuh pada anak. Lakukan dengan bukti nyata seperti memeluk anak, mendekap dan mengusap dahi anak, mencium anak. Sebisa mungkin moms juga perlu menyediakan minuman yang selalu ada disamping anak ketika anak ingin minum. Dengan cara ini, anak bisa dengan mudah segera meninggalkan ASInya.

Bagaimana moms, trik jitu cara menyapih anak barusan? Mudah dilakukan ya moms…

Hal penting yang perlu diperhatikan moms semua saat menyapih anak adalah moms harus fokus pada kenyamanan ibu dan anak. Jangan terlalu membuat moms pusing sendiri dengan cara yang dilakukan orang lain dengan membandingkan pengalaman unik saat menyapih anak. Moms tidak perlu menggunakan benda-benda yang tidak menyenangkan seperti mengoleskan kunyit, balsem, lipstik pada puting payudara. Cara seperti ini merupakan cara nenek moyang kita dulu karena diwaktu itu belum adanya trik yang lebih menarik. Cara seperti ini malah akan membuat anak mempunyai pengalaman trauma dan menjadi takut dengan benda tertentu atau payudara.

Oke moms, ini tadi trik jitu cara menyapih anak, modern Moms harus bisa menggunakan cara kreatif, aman, dan penuh kasih sayang dalam menyapih anak. Selamat mencoba….